Dari Ruang Praktik ke Panggung Dunia, 6 Murid SLB Indonesia Raih Prestasi di BOTC 2026

Informasi Kamis, 29 Oktober 2026
Superadmin Superadmin
Dari Ruang Praktik ke Panggung Dunia, 6 Murid SLB Indonesia Raih Prestasi di BOTC 2026

Enam murid Sekolah Luar Biasa (SLB) asal Indonesia menunjukkan kemampuan mereka di bidang kuliner pada kompetisi internasional Battle of the Chefs (BOTC) 2026. Dalam ajang yang berlangsung di Penang, Malaysia, pada 21-24 Oktober 2026 itu, mereka membawa pulang empat medali perak dan dua medali perunggu. Capaian ini diumumkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Selasa (27/10/2026).

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan keterampilan dapat membuka peluang bagi murid berkebutuhan khusus untuk mengembangkan potensi, mengasah kreativitas, dan berkompetisi di tingkat internasional.

Keenam murid tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu Keylla Almayra dari SLB Negeri 1 Bantul, Dinda Aprillia dari SLB Negeri Pembina Palembang, Roainun dari SLB Negeri Pangeran Cakrabuana, Charisya Apta Maydian Aglind dari SLB Negeri Semarang, Hepi Vania Zendrato dari SLB Negeri 1 Padang, serta Andi Ismira Aulia dari SLB Negeri Tanjung Selor.

Mengenal Battle of the Chefs, Kompetisi Kuliner Internasional

Battle of the Chefs merupakan kompetisi kuliner yang diselenggarakan Penang Chefs Association di Penang, Malaysia, sejak 1988. Pada edisi ke-20 tahun 2026, ajang ini diikuti lebih dari 2.000 peserta dan dinilai oleh lebih dari 100 juri bersertifikat dari lebih dari 20 negara.

Kompetisi ini mempertandingkan lebih dari 90 kelas lomba untuk koki muda (Young Chefs) dan koki profesional (Master Chefs). Para peserta menunjukkan keterampilan, kreativitas, dan penguasaan teknik kuliner melalui berbagai tantangan.

Keikutsertaan murid SLB Indonesia dalam ajang ini memperlihatkan bahwa keterampilan vokasional di bidang kuliner dapat menjadi jalan meraih prestasi sekaligus bekal menghadapi dunia kerja.

Kreasi Kue Floral Jadi Pengalaman Berharga bagi Mira

Salah satu peserta, Andi Ismira Aulia (Mira) dari SLB Negeri Tanjung Selor, menuturkan bahwa BOTC 2026 adalah pengalaman pertamanya mewakili Indonesia di kompetisi internasional.

Bersama Hepi Vania Zendrato, Mira menampilkan kue bertema floral dengan desain bertingkat dua (two-tier cake). Kue tersebut dihiasi ornamen bunga dan dekorasi berbentuk keranjang yang memperkuat tampilan artistiknya.

Selama kompetisi, Mira didampingi Siti Aisa dari SLB Negeri Tanjung Selor [cek: nama pendamping belum terverifikasi]. Pengalaman ini menjadi kesempatan baginya menguji keterampilan sekaligus belajar menghadapi tantangan di lingkungan kompetisi internasional.

Menurut Mira, capaian ini bukan sekadar hasil perlombaan, tetapi juga dorongan untuk terus mengembangkan kemampuan dan mencoba hal baru. Ia berpesan kepada murid lain di Indonesia agar tetap bersemangat belajar, terus berlatih, dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan.

Pendidikan Keterampilan Membuka Peluang Berprestasi

Prestasi enam murid SLB di BOTC 2026 mengingatkan pentingnya memberi ruang bagi setiap murid untuk berkembang sesuai minat dan potensinya.

Pembelajaran keterampilan, termasuk tata boga, membantu murid mengasah kreativitas, ketelitian, kemandirian, dan kemampuan memecahkan masalah. Keterampilan tersebut juga dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, bekerja, atau merintis usaha mandiri.

Di sisi lain, mengikuti kompetisi internasional memberi pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan di sekolah. Murid mengenal standar kompetisi yang lebih luas, menguji kemampuan yang telah dipelajari, dan membangun kepercayaan diri melalui pengalaman langsung.

Keberhasilan ini juga menegaskan pentingnya dukungan sekolah, pendamping, dan lingkungan sekitar dalam menyediakan kesempatan yang setara bagi murid berkebutuhan khusus untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuannya.

Enam medali yang dibawa pulang dari Malaysia patut diapresiasi. Lebih dari itu, pengalaman keenam murid ini menunjukkan bahwa kesempatan belajar, dukungan yang tepat, dan keberanian mencoba dapat membuka jalan menuju prestasi yang lebih luas.