Tak Perlu Menunggu Sekolah, Hasil TKA 2026 Dapat Diakses Langsung oleh Peserta
Kawan Yudhistira, ada kabar penting untuk peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/MA (kelas 12) tahun 2026. Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, dalam keterangannya kepada ANTARA pada Rabu, 2 September 2026, menyampaikan bahwa hasil TKA tahun ini akan bisa diakses secara mandiri oleh peserta, berbeda dari mekanisme tahun-tahun sebelumnya yang seluruhnya melalui sekolah.
Perlu digaris bawahi: kebijakan ini berlaku untuk TKA SMA/SMK/MA, yang ujiannya baru dilaksanakan 26 Oktober–8 November 2026 (susulan 16–29 November 2026), dengan hasil dijadwalkan diumumkan pada 23 Desember 2026. Jadi, meski kebijakannya sudah diumumkan sekarang, akses mandiri ini baru bisa benar-benar dicoba saat pengumuman hasil tiba nanti.
Mengapa Kebijakan Ini Berubah?
Pada mekanisme sebelumnya, nilai TKA setiap murid harus melalui proses berjenjang: sekolah menerima rekap hasil, memverifikasi data, hingga menerbitkan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) secara fisik. Proses ini kerap membuat siswa dan orang tua harus menunggu lebih lama untuk mengetahui capaian nilai, dan tak jarang memicu kesimpangsiuran informasi di lapangan.
Menurut Toni Toharudin, perubahan ini diambil untuk menjaga kerahasiaan data capaian akademik masing-masing peserta, sekaligus memastikan hasil diterima langsung oleh yang bersangkutan tanpa harus menunggu proses distribusi berjenjang dari sekolah.
Bagaimana dengan TKA SD/SMP?
Kebijakan baru ini belum berlaku untuk TKA SD/SMP 2026, yang hasilnya sudah lebih dulu diumumkan pada akhir Mei 2026. Untuk jenjang tersebut, akses nilai tetap melalui sekolah yang menerima Daftar Kolektif Hasil TKA (DHTKA), memverifikasi, lalu menerbitkan SHTKA untuk siswa. Jadi kabar akses mandiri ini baru hanya berlaku untuk jenjang SMA/SMK/MA tahun ini, agar orang tua siswa SD/SMP tidak salah menunggu.
Manfaat Akses Mandiri bagi Peserta dan Orang Tua
- Lebih transparan dan cepat — peserta tidak perlu lagi menunggu jadwal pembagian dari sekolah untuk mengetahui capaian nilainya.
- Kerahasiaan data lebih terjaga — hasil evaluasi bersifat pribadi, sehingga hanya bisa dilihat oleh peserta dan orang tua/wali masing-masing.
- Sertifikat tetap bisa diunduh — peserta tetap bisa mengunduh Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) dalam bentuk digital sesuai kebutuhan.
- Sekolah tetap dapat rekap — sekolah tetap menerima rekapitulasi hasil untuk keperluan administrasi dan pemetaan, meski peserta tidak lagi bergantung sepenuhnya pada distribusi dari sekolah.
Yang Perlu Disiapkan Kawan Yudhistira
Kemendikdasmen belum merilis panduan teknis rinci soal alur pengecekan nilai, karena hasil TKA SMA/SMK baru akan diumumkan 23 Desember 2026. Namun, berdasarkan pola pendaftaran TKA SMA/SMK sebelumnya, kemungkinan akses akan melalui portal resmi TKA di tka.kemendikdasmen.go.id, menggunakan data seperti Nomor Peserta dan NISN.
Agar tidak ketinggalan, ada baiknya Kawan Yudhistira mulai:
- Menyimpan baik-baik Nomor Peserta dan Kartu Ujian TKA.
- Memantau kanal resmi Kemendikdasmen menjelang 23 Desember 2026 untuk panduan teknis lengkap.
Dengan kebijakan baru ini, diharapkan peserta dapat lebih mudah menjadikan hasil TKA sebagai bahan refleksi dan motivasi belajar untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Sukses selalu untuk Kawan Yudhistira!
Untuk Kawan Yudhistira yang ingin terus berlatih menghadapi TKA, YuPintar juga hadir sebagai platform latihan soal TKA secara digital yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja melalui link: Akses YuPintar. Yuk, terus belajar dan berkembang bersama YuPintar! Sukses selalu untuk Kawan Yudhistira!